Sabtu, 01 November 2014

Kemampuan Berinovasi..



Inovasi adalah suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan atau ide-ide yang dapat dijual. Terkadang, inovasi bisa saja muncul dari ide-ide yang sepele dan sepintas lalu.
Inovasi yang berhasil adalah inovasi yang sederhana dan terarah/fokus dan dapat diterapkan. Kreativitas merupakan bahan bakunya dan inovasi merupakan hasil komersialnya. Jadi sesuatu yang baru belum tentu inovatif, jika yang dihasilkan itu tidak merupakan sesuatu yang lebih baik. Inovasi dalam bisnis yang menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas adalah hasil dari tindakan seorang wirausaha yang bersedia memikul resiko. Inovatif-inovatif yang berhasil adalah yang sederhana dan terfokuskan. Inovatif produk dan pelayanannya harus terarah secara spesifik, jelas, dan memiliki desain yang dapat diterapkan.

Salah satu karakter yang sangat penting dari wirausahawan adalah kemampuannya berinovasi. Tanpa adanya inovasi perusahaan tidak akan dapat bertahan lama. Hal ini disebabkan kebutuhan, keinginan, dan permintaan pelanggan berbah-ubah. Pelanggan tidak selamanya akan mengkonsumsi produk yang sama. Pelanggan akan mencari produk lain dari perusahaan lain yang dirasakan dapat memuaskan kebutuha mereka. Untuk itulah diperlukan adanya inovasi terus menerus jika perusahaan akan berlangsung lebih lanjut dan tetap berdiri dengan usahanya.
Inovasi adalah sesuatu yang dapat saja berkenan dengan barang, jasa atau ide yang dirasakan baru oleh seseorang. Meskipun ide tersebut telah lama ada tetapi ini dapat dikatakan suatu inovasi bagi orang yang baru melihat atau merasakannya. (Kotler, 1996).
Perusahaan dapat melakukan inovasi dalam bidang;
1. Inovasi produk (barang, jasa, ide dan tempat)
2. Inovasi manajemen (proses kerja, proses produksi, keuangan, pemasaran, dll)

Drucker (1985) mengatakan bahwa dalam melakukan inovasi perlu memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut :
1. Sesuatu yang harus dilakukan
a. Menganalisi peluang
b. Apa yang harus dilakukan untuk memuaskan peluang
c. Sederhana dan terarah
d. Dimulai dari yang kecil
e. Kepemimpinan
2. Sesuatu yang tidak harus dilakukan
a. mencoba untuk menjadi yang pandai
b. mencoba ingin mengerjakan sesuatu yang banyak
c. mencoba inovasi untuk masa yang akan dating
3. Kondisi
a. Memerlukan ilmu pengetahuan
b. Membangun keunggulannya sendiri
c. Inovasi adalah efek dari ekonomi dan masyarakat

Inovasi dapat bersumber dari adanya peluang-peluang sebagai berikut;
1. Penelitian dan Pengembangan
2. Keberhasilan/kegagalan
3. Penolakan pelanggan
4. Kebutuhan, keinginan, dan daya beli masyarakat
5. Persaingan
6. Perubahan demografi
7. Perubahan selera
8. IPTEK baru

Sumber inovasi menurut Drucker (1995) adalah sebagai berikut:
a. Tidak diperkirakan (the unexpected) Sukses yang tidak diperkirakan
Kegagalan yang tidak diperkirakan
b. Ketidaksesuaian (incongruities)
c. Proses kebutuhan (process need)
d. Struktur pasar dan industri (industry and market struktures)
e. Demografi (demographics)

Ada beberapa hal yang harus dijadikan dasar untuk meningkatkan kemampuan inovatif produk dan pelayanannya, adalah sebagai berikut :
1. Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif
2. Buatlah produk dengan penuh inovatif dengan proses secara sederhana dan dapat dipahami serta dikerjakan
3. Mulailah membuat produk dengan inovatif yang terkecil
4. Menentukan tujuan dalam berinovatif
5. Menjalankan uji coba dan merevisinya
6. Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman
7. Mengikuti jadwal yang sudah ditentukan di dalam berinovatif
8. Menghargai karyawan yang memiliki gagasan inovatif
9. Mempunyai keyakinan dan kerja-kerja dengan penuh inovatif dan resiko
Dengan adanya inovatif merupakan salah satu sangat penting didalam proses produksi dan pelayanan. Sedangkan kemampuan inovatif seorang wirausaha merupakan proses mengubah peluang suatu gagasan dan ide-ide yang dapat dijual. Oleh karena itu jika seorang wirausaha ingin sukses di dalam usahanya, ia harus membuat produk-produknya dengan inovasi-inovasi

 Menerapkan Kemampuan Inovatif
Dalam proses penerapan kemampuan, menurut Kuratko, ada 4 jenis inovasi, yaitu:
1. Invensi ( penemuan baru )
2. Ekstensi (pengembangan dari yang sudah ada sebelumnya )
3. Duplikasi (penggandaan, memperbanyakproduk yang sudah ada dan terkenal )
4. Sintesis ( penggabungan atau mengkombinasikan konsep dan formula yang sudah ada menjadi formula yang baru )
Faktor-faktor yang mendukung untuk tercapainya keberhasilan penerapan kemampuan inovatif menurut JAMES BRIAN QUINN, diantaranya :
a. Iklim, inovasi dan visi
b. Orientasi pasar
c. Organisasi yang tetap datar dan kecil
d. Proses belajar interaktif

 Fase Pembuatan Inovasi Proses
a. Pengamatan dan penyidikan terhadap lingkungan
b. Pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovasi
c. Adanya opsi sumber daya dan penciptaan melalui riset
d. Penetapan inovasi lahir dari gagasan-gagasan atau ide-ide

 Prinsip Inovasi
Inovasi yang efektif adalah inovasi yang sederhana dan fokusnya melakukan atau membuat satu hal. Yang diperlukan inovatif adalah kerja keras yang terfokus dan dan bertujuan.

 Sumber Inovatif
Ada beberapa hal yang menjadi sumber penerapan kemampuan berinovatif (Howell dan Heggins, 1990), yaitu :
a. Kejadian yang tidak diharapkan
b. Ketidak harmonisan
c. Proses sesuai dengan kebutuhan
d. Perubahan pada industri dan pasar
e. Perubahan demografi
f. Perubahan persepsi
g. Konsep pengetahuan dasar

 Tipe-tioe inovasi
a. Inovasi produk ; Hasil dari organisasi perusaha
b. Inovasi administrasi ; inovasi yang terkait dengan manajemen
c. Inovasi proses : upaya untuk menghasilkan produk dan pelayanan yang lebih baik
d. Inovasi teknik : inovasi yang terkait langsung dengan produksi produk

 Tahap-tahap inovatif
a. Penciptaan inovatif adalah kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi produk atau solusi produk
b. Adopsi inovatif adalah akuisisi atau implementasi inovatif, dari sumber-sumber :
1. Peristiwa-peristiwa yang diharapkan
2. Adanya kegagalan
3. Adanya keganjilan
4. Perubahan demografi
5. Pengetahuan baru

Sumber:




http://kwukls10smk.blogspot.com/2011/10/materi-kwu-kelas-x-sepuluh.html
http://wirausahasmk.blogspot.com/2011/02/kemampuan-berpikir-inovatif.html
http://www.entrepreneurmuda.com/index.php?option=com_content&view=article&id=2128:konsep-dasar-inovasi&catid=68:product-innovation&Itemid=60

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar