Kamis, 22 Maret 2012

Makalah Sejarah: Pergerakan Nasional Indonesia


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perasaan akan timbulnya nasionalisme bangsa Indonesia telah tumbuh sejak lama, bukan secara tiba-tiba. Nasionalisme tersebut masih bersifat kedaerahan, belum bersifat nasional.Nasionalisme yang bersifat menyeluruh dan meliputi semua wilayah Nusantara baru muncul sekitar awal abad XX.Lahirnya nasionalisme bangsa Indonesia didorong oleh dua faktor, baik faktor intern maupun faktor ekstern.
1. Faktor Intern
a.       Sejarah Masa Lampau yang GemilangIndonesia sebagai bangsa telah mengalami zaman nasional pada masa kebesaran Majapahit dan Sriwijaya. Kedua kerajaan tersebut, terutama Majapahit memainkan peranan sebagai negara nasional yang wilayahnya meliputi hampir seluruh Nusantara. Kebesaran ini membawa pikiran dan angan-angan bangsa Indonesia untuk senantiasa dapat menikmati kebesaran itu. Hal ini dapat menggugah perasaan nasionalisme golongan terpelajar pada dekade awal abad XX.
b.       Penderitaan Rakyat Akibat Penjajah. Bangsa Indonesia mengalami masa penjajahan yang panjang dan menyakitkan sejak masa Portugis. Politik devide et impera, monopoli perdagangan, sistem tanam paksa, dan kerja rodi merupakan bencana bagi rakyat Indonesia. Penderitaan itu menjadikan rakyat Indonesia muncul kesadaran nasionalnya dan mulai memahami perlunya menggalang persatuan. Atas prakarsa para kaum intelektual, persatuan itu dapat diwujudkan dalam bentuk perjuangan yang bersifat modern. Perjuangan tidak lagi menggunakan kekuatan senjata tetapi dengan menggunakan organisasi-organisasi pemuda.
c.        Pengaruh Perkembangan Pendidikan Barat di Indonesia. Perkembangan sistem pendidikan pada masa Hindia Belanda tidak dapat dipisahkan dari politik etis. Ini berarti bahwa terjadinya perubahan di negeri jajahan (Indonesia) banyak dipengaruhi oleh keadaan yang terjadi di negeri Belanda. Tekanan datang dari Partai Sosial Demokrat yang di dalamnya ada van Deventer. Pada tahun 1899, Mr. Courad Theodore van Deventer melancarkan kritikan-kritikan yang tajam terhadap pemerintah penjajahan Belanda. Kritikan itu ditulis dan dimuat dalam jurnal Belanda, de Gids dengan judul Een eereschuld yang berarti hutang budi atau hutang kehormatan. Dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa kekosongan kas negeri Belanda telah dapat diisi kembali berkat pengorbanan orang-orang Indonesia. Oleh karena itu, Belanda telah berhutang budi kepada rakyat Indonesia. Untuk itu harus dibayar dengan peningkatan kesejahteraan melalui gagasannya yang dikenal dengan Trilogi van Deventer.
d.       Pengaruh Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia. Perkembangan pendidikan di Indonesia juga banyak diwarnai oleh pendidikan yang dikelola umat Islam. Ada tiga macam jenis pendidikan Islam di Indonesia yaitu pendidikan di surau atau langgar, pesantren, dan madrasah. Walaupun dasar pendidikan dan pengajarannya berlandaskan ilmu pengetahuan agama Islam, mata pelajaran umum lainnya juga mulai disentuh. Usaha pemerintah kolonial Belanda untuk memecah belah dan Kristenisasi tidak mampu meruntuhkan moral dan iman para santri. Tokoh-tokoh pergerakan nasional dan pejuang muslim pun bermunculan dari lingkungan ini. Banyak dari mereka menjadi penggerak dan tulang punggung perjuangan kemerdekaan. Rakyat Indonesia yang mayoritas adalah kaum muslim ternyata merupakan salah satu unsur penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme Indonesia. Para pemimpin nasional yang bercorak Islam akan sangat mudah untuk memobilisasi kekuatan Islam dalam membangun kekuatan bangsa.
e.        Pengaruh Perkembangan Pendidikan Kebangsaan di Indonesia. Berkembangnya sistem pendidikan Barat melahirkan golongan terpelajar. Adanya diskriminasi dalam pendidikan kolonial dan tidak adanya kesempatan bagi penduduk pribumi untuk mengenyam pendidikan, mendorong kaum terpelajar untuk mendirikan sekolah untuk kaum pribumi. Sekolah ini juga dikenal sebagai sekolah kebangsaan sebab bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme di kalangan rakyat dan mencetak generasi penerus yang terpelajar dan sadar akan nasib bangsanya. Selain itu sekolah tersebut terbuka bagi semua masyarakat pribumi dan tidak membedakan dari kalangan mana pun. Tokoh-tokoh pribumi yang mendirikan sekolah kebangsaan antara lain Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa, Douwes Dekker mendirikan Ksatrian School, dan Moh. Syafei mendirikan perguruan Indonesische Nederlandsche School Kayu Tanam (INS Kayu Tanam).
f.       Dominasi Ekonomi Kaum Cina di Indonesia. Kaum pedagang keturunan nonpribumi, khususnya kaum pedagang Cina semakin membuat kesal para pedagang pribumi. Puncak kekesalan kaum pedagang pribumi terjadi ketika keturunan Cina mendirikan perguruan sendiri yakni Tionghoa Hwee Kwan pada tahun 1901. Kekesalan tersebut diciptakan oleh Belanda untuk menimbulkan rasa iri hati rakyat Indonesia kepada keturunan Cina. Cina diberi kesempatan untuk menguasai bisnis eceran, pertokoan, dan menjadi kolektor pajak dari pemerintah Belanda. Akibatnya kaum Cina menjadi lebih agresif. Peristiwa itu membangkitkan persatuan yang kokoh di antara sesama pedagang pribumi untuk menghadapi secara bersama pengaruh dari pedagang Cina.
g.      Peranan Bahasa Melayu. Di samping mayoritas beragama Islam, bangsa Indonesia juga memiliki bahasa pergaulan umum (Lingua Franca) yakni bahasa Melayu. Dalam perkembangannya, bahasa Melayu berubah menjadi bahasa persatuan nasional Indonesia. Dengan posisi sebagai bahasa pergaulan, bahasa Melayu menjadi sarana penting untuk menyosialisasikan semangat kebangsaan dan nasionalisme ke seluruh pelosok Indonesia.\
h.      Istilah Indonesia sebagai Identitas Nasional. Istilah ‘Indonesia‘ berasal dari kata India (bahasa Latin untuk Hindia) dan kata nesos (bahasa Yunani untuk kepulauan), sehingga kata Indonesia berarti Kepulauan Hindia. Istilah Indonesia, Indonesisch dan Indonesier makin tersebar luas pemakaiannya setelah banyak dipakai oleh kalangan ilmuwan seperti G.R. Logan, Adolf Bastian, van Vollen Hoven, Snouck Hurgronje, dan lain-lain.\

2. Faktor Ekstern
a.       Kemenangan Jepang atas Rusia. Selama ini sudah menjadi suatu anggapan umum jika keperkasaan Eropa (bangsa kulit putih) menjadi simbol superioritas atas bangsa-bangsa lain dari kelompok kulit berwarna. Hal itu ternyata bukan suatu kenyataan sejarah. Perjalanan sejarah dunia menunjukkan bahwa ketika pada tahun 1904-1905 terjadi peperangan antara Jepang melawan Rusia, ternyata yang keluar sebagai pemenang dalam peperangan itu adalah Jepang. Hal ini memberikan semangat juang terhadap para pelopor pergerakan nasional di Indonesia.
b.       Partai Kongres India. Dalam melawan Inggris di India, kaum pergerakan nasional di India membentuk All India National Congress (Partai Kongres India), atas inisiatif seorang Inggris Allan Octavian Hume pada tahun 1885. Di bawah kepemimpinan Mahatma Gandhi, partai ini kemudian menetapkan garis perjuangan yang meliputi Swadesi, Ahimsa, Satyagraha, dan Hartal. Keempat ajaran Ghandi ini, terutama Satyagraha mengandung makna yang memberi banyak inspirasi terhadap perjuangan di Indonesia.
c.        Filiphina dibawah Jose Rizal. Filipina merupakan jajahan Spanyol yang berlangsung sejak 1571 – 1898. Dalam perjalanan sejarah Filipina muncul sosok tokoh yang bernama Jose Rizal yang merintis pergerakan nasional dengan mendirikan Liga Filipina. Pada tahun 1892 Jose Rizal melakukan perlawanan bawah tanah terhadap penindasan Spanyol. Tujuan yang ingin dicapai adalah bagaimana membangkitkan nasionalisme Filipina dalam menghadapi penjajahan Spanyol. Dalam perjuangannya Jose Rizal dihukum mati pada tanggal 30 Desember 1896, setelah gagal dalam pemberontakan Katipunan. Sikap patriotisme dan nasionalisme yang ditunjukkan Jose Rizal membangkitkan semangat rela berkorban dan cinta tanah air bagi para cendekiawan di Indonesia.
d.       Gerakan Nasionalisme Cina. Dinasti Manchu (Dinasti Ching) memerintah di Cina sejak tahun 1644 sampai 1912. Dinasti ini dianggap dinasti asing oleh bangsa Cina karena dinasti ini bukan keturunan bangsa Cina. Masuknya pengaruh Barat menyebabkan munculnya gerakan rakyat yang menuduh bahwa Dinasti Manchu sudah lemah dan bekerja sama dengan imperialis Barat. Oleh karena itu muncul gerakan rakyat Cina untuk menentang penguasa asing yaitu para imperialis Barat dan Dinansti Manchu yang juga dianggap penguasa asing. Munculnya gerakan nasionalisme Cina diawali dengan terjadinya pemberontakan Tai Ping (1850 – 1864) dan kemudian disusul oleh pemberontakan Boxer. Gerakan ini ternyata berimbas semangatnya di tanah air Indonesia.
e.        Gerakan Turki Muda. Gerakan nasionalisme di Turki pada tahun 1908 dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha. Gerakannya dinamakan Gerakan Turki Muda. Ia menuntut adanya pembaruan dan modernisasi di segala sektor kehidupan masyarakatnya. Gerakan Turki Muda memberikan pengaruh politis bagi pergerakan bangsa Indonesia sebab mengarah pada pembaruan-pembaruan dan modernisasi.

B. Permasalahan
Hal-hal yang kiranya dianggap perlu dalam mencapai sebuah tujuan adalah pergerakan nasional Indonesia dalam mencapai kemerdekaan Indonesia. Dalam makalah ini, kami akan berusaha membahas atau memaparkan berbagai masalah yang berkaitan dengan pergerakan nasional Indonesia yang dimulai dengan berdirinya organisasi-organisasi hingga perjuangan oranisasi tersebut dalam memperjuangkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.










BAB II
PEMBAHASAN
Perkembangan Pergerakan Nasional
Masa pergerakan nasional di Indonesia ditandai dengan berdirinya organisasi-organisasi pergerakan.Masa pergerakan nasional (1908 - 1942), dibagi dalam tiga tahap berikut.
a)      Masa pembentukan (1908 - 1920) berdiri organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat      Islam,      dan Indische       Partij.
b)      Masa radikal/nonkooperasi (1920 - 1930), berdiri organisasi seperti Partai Komunis Indonesia (PKI), Perhimpunan Indonesia (PI), dan Partai Nasional Indonesia (PNI).
c)      Masa moderat/kooperasi (1930 - 1942), berdiri organisasi seperti Parindra, Partindo, dan Gapi. Di samping itu juga berdiri organisasi keagamaan, organisasi pemuda, dan organisasi perempuan.
1. Budi Utomo (BU)
Pada tahun 1906 Mas Ngabehi Wahidin Sudirohusodo, merintis mengadakan kampanye menghimpun dana pelajar (Studie Fund) di kalangan priyayi di Pulau Jawa. Upaya dr. Wahidin ini bertujuan untuk meningkatkan martabat rakyat dan membantu para pelajar yang kekurangan dana. Dari kampanye tersebut akhirnya pada tanggal 20 Mei 1908 berdiri organisasi Budi Utomo dengan ketuanya Dr. Sutomo.Organisasi Budi Utomo artinya usaha mulia.Pada mulanya Budi Utomo bukanlah sebuah partai politik.Tujuan utamanya adalah kemajuan bagi Hindia Belanda. Hal ini terlihat dari tujuan yang hendak dicapai yaitu perbaikan pelajaran di sekolah-sekolah, mendirikan badan wakaf yang mengumpulkan tunjangan untuk kepentingan belanja anak-anak bersekolah, membuka sekolah pertanian, memajukan teknik dan industri, menghidupkan kembali seni dan kebudayaan bumi putera, dan menjunjung tinggi cita-cita kemanusiaan dalam rangka mencapai kehidupan rakyat yang layak.
2. Sarekat Islam (SI)
Pada mulanya Sarekat Islam adalah sebuah perkumpulan para pedagang yang bernama Sarekat Dagang Islam (SDI). Pada tahun 1911, SDI didirikan di kota Solo oleh H. Samanhudi sebagai suatu koperasi pedagang batik Jawa. Garis yang diambil oleh SDI adalah kooperasi, dengan tujuan memajukan perdagangan Indonesia di bawah panji-panji Islam.Keanggotaan SDI masih terbatas pada ruang lingkup pedagang, maka tidak memiliki anggota yang cukup banyak.Oleh karena itu agar memiliki anggota yang banyak dan luas ruang lingkupnya, maka pada tanggal 18 September 1912, SDI diubah menjadi SI (Sarekat Islam).Organisasi Sarekat Islam (SI) didirikan oleh beberapa tokoh SDI seperti H.O.S Cokroaminoto, Abdul Muis, dan H. Agus Salim. Sarekat Islam berkembang pesat karena bermotivasi agama
Islam. Latar belakang ekonomi berdirinya Sarekat Islam adalah:
a. perlawanan terhadap para pedagang perantara (penyalur) oleh orang Cina,
b. isyarat pada umat Islam bahwa telah tiba waktunya untuk menunjukkan  kekuatannya   dan
c. membuat front melawan semua penghinaan terhadap rakyat bumi putera.
3. Indische Partij (IP)
IP didirikan pada tanggal 25 Desember 1912 di Bandung oleh tokoh Tiga Serangkai, yaitu E.F.E Douwes Dekker, Dr. Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat. Pendirian IP ini dimaksudkan untuk mengganti Indische Bond yang merupakan organisasi orang-orang Indo dan Eropa di Indonesia.Hal ini disebabkan adanya keganjilan-keganjilan yang terjadi (diskriminasi) khususnya antara keturunan Belanda totok dengan orang Belanda campuran (Indo). IP sebagai organisasi campuran menginginkan adanya kerja sama orang Indo dan bumi putera. Hal ini disadari benar karena jumlah orang Indo sangat sedikit, maka diperlukan kerja sama dengan orang bumi putera agar kedudukan organisasinya makin bertambah kuat.
Di samping itu juga disadari betapa pun baiknya usaha yang dibangun oleh orang Indo, tidak akan mendapat tanggapan rakyat tanpa adanya bantuan orang-orang bumi putera. Perlu diketahui bahwa E.F.E Douwes Dekker dilahirkan dari keturunan campuran, ayah Belanda, ibu seorang Indo.Indische Partij merupakan satu-satunya organisasi pergerakan yang secara terang-terangan bergerak di bidang politik dan ingin mencapai Indonesia merdeka.Tujuan Indische Partij adalah untuk membangunkan patriotisme semua indiers terhadap tanah air. IP menggunakan media majalah Het Tijdschrifc dan surat kabar ‘De Expres’ pimpinan E.F.E Douwes Dekker sebagai sarana untuk membangkitkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air Indonesia.
Tujuan dari partai ini benar-benar revolusioner karena mau mendobrak kenyataan politik rasial yang dilakukan pemerintah kolonial.Tindakan ini terlihat nyata pada tahun 1913. Saat itu pemerintah Belanda akan mengadakan peringatan 100 tahun bebasnya Belanda dari tangan Napoleon Bonaparte (Prancis). Perayaan ini direncanakan diperingati juga oleh pemerintah Hindia Belanda.Adalah suatu yang kurang pas di mana suatu negara penjajah melakukan upacara peringatan pembebasan dari penjajah pada suatu bangsa yang dia sebagai penjajahnya.Hal yang ironis ini mendatangkan cemoohan termasuk dari para pemimpin Indische Partij. R.M. Suwardi Suryaningrat menulis artikel bernada sarkastis yang berjudul ‘Als ik een Nederlander was’, Andaikan aku seorang Belanda. Akibat dari tulisan itu R.M. Suwardi Suryaningrat ditangkap. Menyusul sarkasme dari Dr. Cipto Mangunkusumo yang dimuat dalam De Express tanggal 26 Juli 1913 yang diberi judul Kracht of Vrees?, berisi tentang kekhawatiran, kekuatan, dan ketakutan. Dr. Tjipto pun ditangkap, yang membuat rekan dalam Tiga Serangkai, E.F.E. Douwes Dekker turut mengkritik dalam tulisannya di De Express tanggal 5 Agustus 1913 yang berjudul Onze Helden: Tjipto Mangoenkoesoemoen Soewardi Soerjaningrat,
Pahlawan kita: Tjipto Mangoenkoesoemo dan Soewardi Soerjaningrat. Kecaman-kecaman yang menentang pemerintah Belanda menyebabkan ketiga tokoh dari Indische Partij ditangkap.Pada tahun 1913 mereka diasingkan ke Belanda.Namun pada tahun 1914 Cipto Mangunkusumo dikembalikan ke Indonesia karena sakit.Sedangkan Suwardi Suryaningrat dan E.F.E. Douwes Dekker baru kembali ke Indonesia pada tahun 1919.Suwardi Suryaningrat terjun dalam dunia pendidikan, dikenal sebagai Ki Hajar Dewantara, mendirikan perguruan Taman Siswa.E.F.E Douwes Dekker juga mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan mendirikan yayasan pendidikan Ksatrian Institute di Sukabumi pada tahun 1940.
4. Perhimpunan Indonesia dan Manifesto Politik
Pada tahun 1908 di Belanda berdiri sebuah organisasi yang bernama Indische Vereeniging.Pelopor pembentukan organisasi ini adalah Sutan Kasayangan Soripada dan RM Noto Suroto. Para mahasiswa lain yang terlibat dalam organisasi ini adalah R. Pandji Sosrokartono, Gondowinoto, Notodiningrat, Abdul Rivai, Radjiman Wediodipuro (Wediodiningrat), dan Brentel. Tujuan dibentuknya Indische Vereeniging adalah untuk memajukan kepentingan bersama dari orang-orang yang berasal dari Indonesia.Kedatangan tokoh-tokoh Indische Partij seperti Cipto Mangunkusumo dan Suwardi Suryaningrat, sangat mempengaruhi perkembangan Indische Vereeniging.Masuk konsep “Hindia Bebas” dari Belanda, dalam pembentukan negara Hindia yang diperintah oleh rakyatnya sendiri.Perasaan anti-kolonialisme semakin menonjol setelah ada seruan Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson tentang kebebasan dalam menentukan nasib sendiri pada negara-negara terjajah (The Right of Self Determination).Dalam upaya berkiprah lebih jauh, organisasi ini memiliki media komunikasi yang berupa majalah Hindia Poetra. Pada rapat umum bulan Januari 1923, Iwa Kusumasumantri sebagai ketua baru memberi penjelasan bahwa organisasi yang sudah dibenahi ini mempunyai tiga asas pokok yang disebut juga Manifesto Politik, yaitu:
a.       Indonesia ingin menentukan nasib sendiri,
b.      Agar dapat menentukan nasib sendiri, bangsa Indonesia harus mengandalkan kekuatan dan kemampuan sendiri, dan
c.       Dengan tujuan melawan Belanda bangsa Indonesia harus bersatu.
Kegiatan Indische Vereeniging semakin tegas dan radikal, dan telah berkembang ke arah politik. Sejalan dengan semakin meluasnya pemakaian nama Indonesische, dirasa perlu untuk mengubah nama organisasi menjadi Indonesische Vereeniging pada tahun 1924. Majalah Hindia Poetra pun ikut berubah nama menjadi Indonesia Merdeka. Melalui rapat pada tanggal 3 Februari 1925 akhirnya Indonesische Vereeniging diganti menjadi Perhimpunan Indonesia (PI).Semboyan “Indonesia Merdeka” sudah menjadi slogan meskipun mengatakannya dengan Bahasa Belanda.Melalui media “Indonesia Merdeka” dan kegiatan internasional, dunia internasional mengetahui aktivitas perjuangan para pemuda Indonesia.Berikut ini kegiatan-kegiatan internasional yang diikuti oleh PI.
5. Partai Komunis Indonesia ( PKI )
Partai Komunis Indonesia (PKI) secara resmi berdiri pada tanggal 23 Mei 1920.Berdirinya PKI tidak terlepas dari ajaran Marxis yang dibawa oleh Sneevliet. Ia bersama teman-temannya seperti Brandsteder, H.W Dekker, dan P. Bergsma, mendirikan Indische Social Democratische Vereeniging (ISDV) di Semarang pada tanggal 4 Mei 1914. Tokoh-tokoh Indonesia yang bergabung dalam ISDV antara lain Darsono, Semaun, Alimin, dan lain-lain.PKI terus berupaya mendapatkan pengaruh dalam masyarakat.Salah satu upaya yang ditempuhnya adalah melakukan infiltrasi dalam tubuh Sarekat Islam.Infiltrasi dapat dengan mudah dilakukan karena ada beberapa faktor berikut.
a.       Adanya kemelut dalam tubuh SI, di mana pemerintah Belanda lebih memberi pengakuan kepada cabang Sarekat Islam lokal.
b.       Adanya disiplin partai dalam SI, di mana anggota SI yang merangkap anggota ISDV harus keluar dari SI. Akibatnya SI terpecah menjadi SI Merah dan SI Putih.
Setelah berhasil menyusup dalam tubuh SI, jumlah anggota PKI semakin besar.PKI berkembang pesat.Berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan PKI berkembang pesat.
a.       Propagandanya yang sangat menarik
b.       Memiliki pemimpin yang berjiwa kerakyatan.
c.        Pandai merebut massa rakyat yang tergabung dalam partai lain
d.      Sikapnya yang tegas terhadap pemerintah kolonial dan kapitalis.
e.        Di kalangan rakyat terdapat harapan bahwa PKI bisa menggantikan Ratu Adil.
Organisasi PKI makin kuat ketika pada bulan Februari 1923 Darsono kembali dari Moskow.Ditambah dengan tokoh-tokoh Alimin dan Musso, maka peranan politik PKI semakin luas.Pada tanggal 13 November 1926, Partai Komunis Indonesia mengadakan pemberontakan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pemberontakan ini sangat sia-sia karena massa sama sekali tidak siap di samping organisasinya masih kacau. PKI telah mengorbankan ribuan orang yang termakan hasutan untuk ikut serta dalam pemberontakan. Dampak buruk lainnya yang menimpa para pejuang pergerakan di tanah air adalah berupa pengekangan dan penindasan yang luar biasa dari pemerintah Belanda sehingga sama sekali tidak punya ruang gerak. Walaupun PKI dinyatakan sebagai partai terlarang tetapi secara ilegal mereka masih melakukan kegiatan politiknya. Semaun, Darsono, dan Alimin meneruskan propaganda untuk tetap memperjuangkan aksi revolusioner di Indonesia.
6.  Partai  Nasional Indonesia ( PNI )
Berdirinya partai-partai dalam pergerakan nasional banyak berawal dari studie club.Salah satunya adalah Partai Nasional Indonesia (PNI).Partai Nasional Indonesia (PNI) yang lahir di Bandung pada tanggal 4 Juli 1927 tidak terlepas dari keberadaan Algemeene Studie Club.Lahirnya PNI juga dilatarbelakangi oleh situasi sosio politik yang kompleks.Pemberontakan PKI pada tahun 1926 membangkitkan semangat untuk menyusun kekuatan baru dalam menghadapi pemerintah kolonial Belanda. Rapat pendirian partai ini dihadiri Ir. Soekarno, Dr. Cipto Mangunkusumo, Soedjadi, Mr. Iskaq Tjokrodisuryo, Mr. Budiarto, dan Mr. Soenarjo. Pada awal berdirinya, PNI berkembang sangat pesat karena didorong oleh faktor-faktor berikut.
a.       Pergerakan yang ada lemah sehingga kurang bisa menggerakkan massa.
b.       PKI sebagai partai massa telah dilarang.
c.        Propagandanya menarik dan mempunyai orator ulung yang bernama Ir. Soekarno (Bung Karno).
Untuk mengobarkan semangat perjuangan nasional, Bung Karno mengeluarkan Trilogi sebagai pegangan perjuangan PNI.Trilogi tersebut mencakup kesadaran nasional, kemauan nasional, dan perbuatan nasional.Tujuan PNI adalah mencapai Indonesia merdeka. Untuk mencapai tujuan tersebut, PNI menggunakan tiga asas yaitu self help (berjuang dengan usaha sendiri) dan nonmendiancy, sikapnya terhadap pemerintah juga antipati dan nonkooperasi. Dasar perjuangannya adalah marhaenisme.Kongres Partai Nasional Indonesia yang pertama diadakan di Surabaya, tanggal 27 – 30 Mei 1928.Kongres ini menetapkan beberapa hal berikut.
1.      Susunan program yang meliputi:
a. bidang politik untuk mencapai Indonesia merdeka,
b. bidang ekonomi dan sosial untuk memajukan pelajaran nasional
2.       Menetapkan garis perjuangan yang dianut adalah nonkooperasi
3.       Menetapkan garis politik memperbaiki keadaan politik, ekonomi dan sosial dengan kekuatan sendiri, antara lain dengan mendirikan sekolah-sekolah, poliklinik-poliklinik, bank nasional, perkumpulan koperasi, dan sebagainya.
7. Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI)
PPPKI dibentuk di Bandung pada tanggal 17 - 18 Desember 1927. Beranggotakan organisasi-organisasi seperti Partai Sarikat Islam Indonesia ( PSII ), Budi Utomo, PNI  Pasundan, Sumatranen Bond, Kaum Betawi, dan Kaum Studi Indonesia. Tujuan dibentuknya PPPKI yaitu:
a.       Menghindari perselisihan diantara anggota-anggotanya
b.       Menyatukan organisasi, arah, serta cara beraksi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia; dan
c.        mengembangkan persatuan kebangsaan Indonesia
.
Pembentukan organisasi PPPKI sebagai ide persatuan sejak awal mengandung benih-benih kelemahan dan keretakan.Berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan keretakan tesebut.
a.       Masing-masing anggota lebih mementingkan loyalitas pada masing-masing kelompoknya.
b.      Kurangnya control pusat tehadap aktivitas local
c.       Perbedaan gaya perjuangan di antara organisasi-organisasi PPPKI tersebut.

8. Partai Indonesia (Partindo)
Ketika Ir. Soekarno yang menjadi tokoh dalam PNI ditangkap pada tahun 1929, maka PNI pecah menjadi dua yaitu Partindo dan PNI Baru.Partindo didirikan oleh Sartono pada tahun 1929.Sejak awal berdirinya Partindo memiliki banyak anggota dan terjun dalam aksi-aksi politik menuju Indonesia Merdeka. Dasar Partindo sama dengan PNI yaitu nasional. Tujuannya adalah mencapai Indonesia merdeka. Asasnya pun juga sama yaitu self help dan nonkooperasi. Partindo semakin kuat setelah Ir. Soekarno bergabung ke dalamnya pada tahun 1932, setelah dibebaskan dari penjara.Namun, karena kegiatan-kegiatannya yang sangat radikal menyebabkan pemerintah melakukan pengawasan yang cukup ketat.Karena tidak bisa berkembang, maka tahun 1936 Partindo bubar.
9. Partai Indonesia Raya (Parindra)
Perjuangan radikal yang dilakukan oleh PKI, PI, dan PNI mulai berakhir ketika pemerintah kolonial Belanda melakukan penangkapan terhadap sejumlah tokoh PNI.Di samping itu pemerintah kolonial di bawah Gubernur Jenderal de Jonge melakukan pengawasan yang ketat terhadap organisasi-organisasi yang ada pada masa itu.Melihat kondisi tersebut, para tokoh pergerakan mengubah garis perjuangannya.Dari yang semula radikal dan nonkooperasi menjadi moderat dan kooperasi dengan menempatkan wakilnya dalam volksraad.Salah satu organisasi yang bersifat moderat adalah Partai Indonesia Raya (Parindra). Parindra didirikan di kota Solo oleh dr. Sutomo pada tanggal 26 Desember 1935. Parindra merupakan fusi dan Budi Utomo dan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI).Tujuan Parindra adalah mencapai Indonesia Raya.
Asas politik Parindra adalah insidental, artinya tidak berpegang pada asas kooperasi maupun nonkooperasi.Sikapnya terhadap pemerintah tergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi, jadi luwes.Tokoh-tokoh Parindra yang terkenal dalam membela kepentingan rakyat di volksraad adalah Moh. Husni Thamrin. Parindra berjuang agar wakil-wakil volksraad semakin bertambah sehingga suara yang berhubungan dengan upaya mencapai Indonesia merdeka semakin diperhatikan oleh pemerintah Belanda.Perjuangan Parindra dalam volksraad cukup berhasil, terbukti pemerintah Belanda mengganti istilah inlandeer menjadi Indonesier.
10. Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo)
Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo) didirikan di Jakarta pada tanggal 24 Mei 1937 oleh orang-orang bekas Partindo. Tokoh-tokohnya antara lain Sartono, Sanusi Pane, dan Moh. Yamin.Dasar dan tujuannya adalah nasional dan mencapai Indonesia Merdeka. Gerindo juga menganut asas insidental yang sama dengan Parindra. Tujuan Gerindo antara lain :
a.       Mencapai Indonesia merdeka
b.       Memperkokoh ekonomi Indonesia
c.        Mengangkat kesejahteraan kaum buruh, dan
d.      Memberi bantuan bagi kaum pengangguran

11. Gabungan Politik Indonesia (Gapi)
Pada tanggal 15 Juli 1936, partai-partai politik dengan dipelopori oleh Sutardjo Kartohadikusumo mengajukan usul atau petisi, yaitu permohonan supaya diselenggarakan suatu musyawarah antara wakil-wakil Indonesia dan negara Belanda di mana anggotanya mempunyai hak yang sama. Tujuannya adalah untuk menyusun suatu rencana pemberian kepada Indonesia suatu pemerintah yang berdiri sendiri.Namun usul tersebut ditolak oleh pemerintah kolonial Belanda.Adanya kekecewaan terhadap keputusan pemerintah Belanda tersebut, atas prakarsa Moh.Husni Thamrin pada tanggal 21 Mei 1939, dibentuklah Gabungan Politik Indonesia (Gapi).Berikut ini ada beberapa alasan yang mendorong terbentuknya Gapi.
a.       Kegagalan petisi Sutarjo. Petisi ini berisi permohonan agar diadakan musyawarah antara wakil-wakil Indonesia dan Belanda. Tujuannya adalah agar bangsa Indonesia diberi pemerintahan yang berdiri sendiri
b.       Kepentingan internasional akibat timbulnya fasisme.
c.        Sikap pemerintah yang kurang memerhatikan kepentingan bangsa Indonesia.
Tujuan Gapi adalah menuntut pemerintah Belanda agar Indonesia mempunyai parlemen sendiri, sehingga Gapi mempunyai semboyan Indonesia Berparlemen.Tuntutan Indonesia Berparlemen terus diperjuangkan dengan gigih. Akhirnya pemerintah Belanda membentuk komisi yang dikenal dengan nama Komisi Visman karena diketuai oleh Dr. F.H.Visman. Tugas komisi ini adalah menyelidiki dan mempelajari perubahan-perubahan ketatanegaraan.Namun, setelah melakukan penelitian, Komisi Visman mengeluarkan kesimpulan yang mengecewakan bangsa Indonesia.Menurut komisi tersebut, sebagian besar rakyat Indonesia berkeinginan hidup dalam ikatan Kerajaan Belanda.Gapi menolak keputusan tersebut, sebab dianggap hanya rekayasa Belanda dan bertentangan dengan keinginan rakyat Indonesia.

12. Organisasi Keagamaan
Muhammadiyah adalah organisasi Islam modern yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912 oleh K.H. Ahmad Dahlan.Muhammadiyah berarti umat Muhammad atau pengikut Muhammad. Dengan nama ini memiliki harapan dapat mencontoh segala jejak perjuangan dan pengabdian Nabi Muhammad. Tujuan yang ingin dicapai adalah
a.       Memajukan pengajaran berdasarkan agama islam, dan
b.      Memupuk  keimanan dan ketaqwaan para anggotanya.

Dalam rangka mencapai tujuan itu, Muhammadiyah melakukan beberapa upaya berikut.

a.       Mendirikan sekolah-sekolah (bukan pondok pesantren) dengan pengajaran agama dan kurikulum yang modern.
b. Mendirikan rumah sakit dengan nama Pusat Kesengsaraan Umum (PKU).
b.       Mendirikan rumah yatim piatu.
c.        Mendirikan perkumpulan kepanduan Hisbul Wathan.
Dalam perkembangannya, Muhammadiyah menghadapi tantangan dari golongan Islam konservatif. Mereka melihat Muhammadiyah begitu terbuka terhadap kebudayaan Barat sehingga khawatir kemurnian Islam akan dirusakkan. Oleh karena itu para ulama mendirikan Nahdlatul Ulama pada tahun 1926.Gerakan NU dipelopori oleh K.H. Hasyim Asy’ari. Gerakan Muhammadiyah banyak mendapat simpati termasuk pemerintah kolonial Belanda karena perjuangannya tidak bersifat konfrontatif(menentang).
Disamping Muhammadiyah, gerakan keagamaan lain yang memiliki andil bagi kemajuan bangsa antara lain, berikut ini 
a.       Jong Islamienten Bond, berdiri tanggal 1 Januari 1925 di Jakarta.
b.       Nahdlatul Ulama (NU), berdiri pada tanggal 31 Januari 1926 di Surabaya, Jawa Timur
c.       Nahdlatul Wathan, berdiri tahun 1932 di Pacor, Lombok Timur.

13. Organisasi Pemuda dan Wanita
Perkumpulan pemuda yang pertama berdiri adalah Tri Koro Dharmo.Organisasi ini berdiri pada tanggal 7 Maret 1915 di Jakarta atas petunjuk Budi Utomo. Diprakarsai oleh dr. Satiman Wirjosandjojo, Kadarman, dan Sunardi. Mereka mufakat untuk mendirikan organisasi kepemudaan yang anggotanya berasal dari siswa sekolah menengah di Jawa dan Madura. Perkumpulan ini diberi nama Tri Koro Dharmo yang berarti tiga tujuan mulia (sakti, budhi, bakti). Dalam perkembangannya, Tri Koro Dharmo membuka cabang di Surabaya. Dalam rangka mengefektifkan perjuangan, diterbitkan sebuah majalah yang juga diberi nama Tri Koro Dharmo. Berikut ini tujuan Tri Koro Dharmo secara nyata dalam anggaran dasarnya.

a. Ingin menghidupkan persatuan dan kesatuan, diantara pemuda jawa, sunda, Madura, Bali, dan Lombok
b.  Kerja sama dengan semua organisasi pemuda guna membentuk ke-Indonesia. Keanggotaannya terbatas pada para pemuda jawa, sunda, Madura, Bali, dan Lombok
Tri Koro Dharmo memiliki asas-asas seperti berikut.
a. Menimbulkan pertalian antara murid-murid bumi putera pada sekolah dan kursus perguruan kejuruan.
b. Menambah pengetahuan umum bagi anggota-anggotanya.
c. Membangkitkan dan mempertajam bahasa dan budaya Indonesia.
Di samping gerakan para pemuda, kaum wanita juga tidak mau ketinggalan.Pergerakan wanita dipelopori oleh R.A.Kartini dari Jepara dengan mendirikan Sekolah Kartini. Perkumpulan wanita yang didirikan sebelum tahun 1920 antara lain Putri Mardika yang didirikan atas bantuan Budi Utomo. Perkumpulan ini bertujuan untuk memajukan pengajaran terhadap anak-anak perempuan dengan cara memberi penerangan dan bantuan dana, mempertinggi sikap yang merdeka, dan melenyapkan tindakan malu-malu yang melampaui batas.
Perkumpulan Kautamaan Istri didirikan pada tahun 1913 di Tasikmalaya, lalu pada tahun 1916 di Sumedang, Cianjur, dan tahun 1917 di Ciamis, menyusul di Cicurug tahun 1918.Tokoh Kautamaan Istri yang terkenal adalah Raden Dewi Sartika, seorang pengajar Kautamaan Istri di tanah Pasundan. Di Yogyakarta pada tahun 1912 didirikan perkumpulan wanita yang benafaskan Islam dengan nama Sopa Tresna, yang kemudian pada tahun 1914 menjadi bagian wanita dari Muhammadiyah dengan nama Aisyah. Di Yogyakarta selain Aisyah juga ada perkumpulan wanita yang bernama Wanito Utomo, yang mulai memasukkan perempuan ke dalam kegiatan dasar pekerjaan ke arah emansipasi.Di samping R.A.Kartini dan Dewi Sartika, masih terdapat seorang tokoh wanita yaitu Ibu Maria Walanda Maramis dari Minahasa.


















BAB III
PENUTUP
Demikianlah makalah ini kami buat semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca.Dengan berbagai tahap dan berkat upaya serta partisipasi dari berbagai pihak yang telah membantu kami dalam mengerjakan dan menyelesaikan makalah ini kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Bila ada kesalahan-kesalahan yang kami buat dengan sengaja atau tidak sengaja, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan tidak lupa pula kami membuka diri untuk menerima saran dan kritik yang membangun sehingga makalah yang kami buat ini lebih mendekati pada kesempurnaan.

A. Kesimpulan
Dari apa yang telah dipaparkan oleh penulis, dapat disimpulkan bahwa:
1.      Pergerakan nasional Indonesia muncul akibat kesatuan nasib yang ingin merdeka  dan penderitaan rakyat Indonesia akibat penjajahan Belanda.
2.      Organisasi-organisasi pergerakan nasional muncul karena keinginan untuk memperjuangkan kemerdekaan bagi Indonesia.
3.      Kemerdekaan yang dicapai Indonesia saat ini tidak lepas dari perjuangan para tokoh ataupun organisasi-orgnisasi yang meluangkan semua pikiran dan tenaganya demi sebuah kemerdekaan Indonesia.

B. Saran
Bangsa Indonesia harus bersyukur atas kemerdekaan Indonesia yang dicapai dari proses yang panjang dan melelahkan. Oleh karena itu sebagai penerus bangsa hendaknya kita melanjutkan perjuangan atau cita-cita para pejuang dalam pergerakan nasional demi sebuah kemerdekaan yang sebenarnya.Dan menjadiakan hari esok sebagai pembuktian lahirnya pemuda-pemuda pergerakan Nasional Indonesia yang rela berjuang demi bangsa dan Negara. Dan para pemuda di Indonesia harus membuktikan bahwa bangsa Indonesia dapat bersaing dengan Negara-negara yang lebih maju.



CERAMAH:Menuntut Ilmu dan Keutamaannya


MENUNTUT ILMU DAN KEUTAMAANNYA
Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakaatuh
      Marilah kita bersama-sama menyanjungkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah swt., dengan limpahan rahmat-Nya kita sekalian bisa aktif mengikuti kegiatan kultum, tanpa ada halangan suatu apapun.
     Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan nabi besar Muhammad saw., karena beliaulah sebagai suri tauladan dalam hidup ini. Mudah-mudahan kita termasuk umatnya yang senantiasa setia kepadanya.
      Ilmu mempunyai peranan penting dalam perjalanan hidup ini, karena dengan ilmu yang dimilikinya seseorang akan mampu membedakan yang haq dan bathil. Dengan ilmu seseorang akan lebioh mantap dalam menjalankan ibadah kepada Allah swt., karena tahu dasarnya dan tujuan yang sebenarnya. Namun. Sebaliknya bagi seseorang yang buta akan ilmu pengetahuan agama, maka segala yang dikerjakan tisak akan tahu dasar dan tujuan sebenarnya. Agar hal semacam ini tidsak sampai menimpa pada diri orang Islam, maka kita harus menyadari, bahwa saetiap orang Islam mempunyai kewajiban untuk menuntut ilmu. Berkaitan dengan hal tersebut Nabi saw., bersabda yang artinya:
       “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam laki-laki dan perempuan”.
       Mencari ilmu haruslah mendapatkan prioritas pada setiap pribvadi muslim, karena orang berilmu, maka tahu jlan yang akan ditempuh. Orang yang mendambakan bahagia hidup di dunia haruslah mempunyai ilmu. Begitu juga orang yang mendambakan kebahagiaan dunia akhirat haruslah mempunyai ilmu pula. Oleh karena itu janganlah sampai merasa bosan untuk menuntut ilmu, dan dimana saja harus tetap kita cari sekalipun di negara Cina. Nabi saw., bersabda yang artinya:
      “ Carilah ilmu walau di negeri Cina” (HR. Ibnu Ady dan Baihaqi)
       Banyak jalan yang ditempuh dalam mencari ilmu. Ada yang mencari ilmu dengan mendengarkan ceramah agama (pengajian-pengajian), ada yang mencari ilmu lewat mencari buku-buku, ada yang mencari ilmu lewat sekolahan, dan masih banyak lagi nara sumber ilmu pengetahuan. Tetapi perlu diingat dan diketahui, bahwasanya mencari ilmu yang paling dominan adalah mulai anak-anak masih usai sekolah. Karena dengan kesempatan yang bagus, maka anak-anak seusia dini masih mempunyai daya tangkap yang kuat. Sehingga ilmu yang diperiolehnya benar-benar sebagai bahan modal pada kehidupan hari-hari yang akan dating. Ilmu pengetahuan yang sudah diterima anak-anak mulai dini dengan cara yang serius, maka akn membekas dan teringat terus sampai akhir hayatnya. Begitu pentingnya menuntit ilmu mulai dini, berarti dia benar-benar bisa meraih kesempatan emas. Karena dengan dibekali ilmu pengetahuan, maka biasa menunjang sepenuhnya kehidupan sekarang dan hari esok, yakni di akhirat kelak.
       Untuk itu belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu. Begitu sulitnya sesorang mengukir batu, tapi bila sudah Nampak terukir, maka bertahun-tahun masigh saja membekas dan tidak akan hilang. Demikian juga sang anak yang masih kecil, bila sudah masuk ke dalam pikirannya ilmu pengetahuan, maka sulit sekali untuk melupakan, bahkan masih teringat sampai akhir hayatnya.
       Akan tetapi belajar di waktu dewasa, bagaikan mengukir di atas air. Kita tahu bahwa mengukir di atas air begitu mudahnya akan tetapi tidak ada bekasnya. Begitu pula, bila belajar di waktu dewasa, maka dia mudah untuk mengingat, menerima suatu ilmu, tetapi mudah pula untuk melupakan.
       Kita harus merasa tergugah dalam hati kita masing-masing, sehingga belajar tidak merasa boisan dakam keadaan suasana bagaimanapun, baik mengenai waktu ataupun tempatnya. Kita harus bersemangat dalam menuntut ilmu dengan sekuat kita, agar yang kita cita-citakan bisa tercapai sebagaimana yang kita harapkan.
       Setelah kita mencari ilmu dengan sungguh-sungguh, maka janganlah lupa untuk diamalkannya. Orang berilmu berkewajiban untuk mengamalkan, jangan sampai ilmu yang dimilikinya, kemudian disembunyikan. Bila seseorang mempunyai ilmu kemudian disembunyikan, maka ancaman Allah yang akan diterima.
       Nabi saw., bersabda yang artinya:
       “Barang siapa yang ditanya tentang sesuatu ilmu, kemudian ia menyembunyikan, maka Alla akan mengekangnya besok pada hari kiamat dengan kekangan dari neraka” (HR. Ahmad)
       Agar kita tidak termasuk hamba yang diancam oleh Allah maka langkah yang terbaik bagi kita adalah dengan mengamalkan ilmu yang telah didapat.
       Demikianlah uraian singkat yang kami sampaikan, dengan penuh harapan mudah-mudahan kita termasuk hamba yang mempunyai ilmu agama, kemudian mau mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari agar bahagia dunia akhirat benar-benar bisa terwujud.
       Akhirul kalam.
Wassalamu ‘alaikum waramatullahi wabaraakatuh

PIDATO BAHASA INGGRIS: LOOKING FOR SCIENCE


LOOKING FOR SCIENCE
أََالسَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّه وَبَرَكاَتُهُ
߉ôJysø9$# ¬! Å_Uu‘ š úüÏJn=»yèø9$# وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ٠ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَ مُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِيْنَا مُحَمَّدٕ وَ عَلَى ألِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّابَعْدُ :
First, let’s thanks to God Allah, and all prices to him, the Lord of the world, the creator of everything in the universe who has given us the mercies and blessing until we can attend this meeting in this place.
Secondly, peace be upon to our prophet Muhammad, who has moved our soul from the bad character to the good one. Who had guided us from the darkness to the lightness in this world as well as in the of judgment.
Thirdly, I’ll never forget to thank Mr. Chairman, who has given us an opportunity to deliver a speech in front of the public. Standing in front of you all I would present my speech under the title: “LOOKING FOR THE SCIENCE”
You must know that looking for science is the whole Moslem’s obligation.
Even the human kind in the world. It is called by our prophet Muhammad in this hadits
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٔ عَلٰى كُلِّ مُسْلِمٕ وَمُسْلمَةٕ
“The ecquisition of knowledge is a duty in cumbent on every Moslem, male and female.”  (Related by Muslim)
            Why our prophet Muhammad obligate us to looking for science? Because science is very important to our life. With science we can conquer the creatures in this world, like mountains, sky, moon, sun, fier animal and the planets.
            With science we can be leader of all creatures in this world, we can be the best because of our science. If we don’t have will be like the other creatures. We will be foolish men and we do not know anything. So we will be worse than the creatures as like my said above, that looking for science is very important in this life, because with science we will get fortunate in the world or in the hereafter. Therefore, who want to get fortunate in this world, they must have science of world, so that who want to get fortunate in hereafter, they must have science of religion and do it in they life everyday. Like said by our prophet Muhammad said:
 مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِا لْعِلْمِ وَ مَنْ أَرَادَ الأخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِا لْعِلْمِ وَ مَنْ أَرَادَ هُمَا فَعَلَيْهِ بِا لْعِلْمِ ( الحدث )        
“Whosoever wants the world he should have knowledge, whosoever wants the next world hereafter he should have knowledge, too and whosoever wants both, the world and the next world hereafter, he should have knowledge.”
From this speech of our prophet Muhammad, we can to conclude that how the important of the science by life of man. Because the science, Allah wants to rise man hight rank. Allah saids in holy Qur’an in Mujadalah verses 11:
Æìsùötƒ ª!$# tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä öNä3ZÏB tûïÏ%©!$#ur (#qè?ré& zOù=Ïèø9$# ;M»y_u‘yŠ 4 (المجادلة ١١)
“Allah will exalt those who believe among you and those who have knowledge to hight ranks……”   (Al-Mujadalah verses: 11)
Because the knowledge to distinguish a man and animal. Therefore, the knowledge is very important by man of life. Allah said in holy Qur’an that the first verses was downed is verses of Al-Alaq and bigined with IQRA’ word the mean is read. This is to indicate that reading is good method to get science, without reading man difficult to get knowledge.
As human being, we have reason and intelligence. With this reason, we can look for science that will make us different from animal. The other creatures like animal and plant are unable to look for science, because they have no reason. That is why man is superior to other creatures. For example, man can conquer all creatures in this world such as huge mountain, ginat trees, wild, animal and so on.
We can emagine, suppose if we had knowledge, will be the same as te other creatures even worse than they are. Look at a crazy man, he is worse than animal, isn’t he? Time and place do not limit looking for science. The holy prophet said:
أُطْلُبُوا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ اِلىَ اللَّهْدِ   
”Seek knowledge from the cradle until the grave” 
أُطْلُبُوا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ     
“Seek knowledge although in Cina”
Islam ordains a long life education. As long as we are still a live, we still have obligation look for knowledge.
Dear Muslims!!!
That’s all for the time being. It is hoped that you have understood my speech well. Finally, I would like you to forgive me if I made mistakes in my speech. Thank a lot for your full attention to me. My Allah the almighty bestow on us His unldless blessings for this faithful activity.
وََالسَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّه وَبَرَكاَتُهُ

CERAMAH: BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA


BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA




Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ibu serta rekan sekalian yang dirahmati Allah SWT
Marilah terlebih dahulu kita menghaturkan puji syukur kehadirat Allah Swt. yang telah memberikan kenikmatan yang tiada tara yakni Iman kepada Allah Swt. Marilah kita senantiasa pegang teguh Iman kita ini hingga akhir hayat kita.
Salam dan shalawat senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad Saw. yang telah membawa umat manusia dari zaman kegelapan menuju zaman yang penuh cahaya.
Pada kesempatan ini, perkenankan saya berdiri dihadapan ibu dan rekan sekalian untuk menyampaikan ceramah saya yang berjudul “ Berbakti kepada kedua orang tua ”.
Di dunia ini ,  Siapakah orang pertama yang paling kita hormati, kita sayangi  dan yang paling kita dahulukan berbuat baik ? Tentu jawabannya adalah kedua orang tua kita. Mengapa?
Pertama, adanya kita di dunia ini lantaran kedua ibu bapak kita. Mustahil kita ada seperti sekarang ini, jika kedua orang tua kita tidak ada. Setiap manusia lahir pasti karena perantaraan Ibu dan Bapak, kecuali Nabi Adam dan Nabi Isa yang hanya melalui perantaraan ibu.
Kedua, kedua orang tua kita yang tidak lelah dan bosan merawat kita mulai dari dalam kandungan , setelah kita lahir, kemudian menjadi anak-anak bahkan setelah kita dewasa, kasih sayangnya tak pernah lekang dicurahkan  kepada kita.
Kalau kita mau menengok kebelakang dan merenungkan saat-saat kita masih dalam kandungan dan ketika kita masih bayi, niscaya tidak patutlah bila kita berani berkata kasar, melawan bahkan durhaka kepada orang tua. Saat kita dalam kandungan selama 9 bulan, ibu selalu membawa kita kemanapu ia pergi. Ketika duduk, berjalan, dan tidur. Sungguh sangat sulit terasa oleh ibu kita saat itu. Dan saat-saat yang paling menegangkan adalah ketika proses melahirkan kita, Ibu kita berjuang menahan kesakitan yang luar biasa. Syukur kalau melahirkan secara normal, terkadang ibu kita harus rela perutnya dibedah agar kita bisa lahir dan menghirup udara serta melihat dunia ini. Sementara sang ibu berjuang dengan mempertaruhkan nyawa, Sang bapak tak kalah gelisahnya, ia sibuk mempersipkan seluruh keperluan untuk kelahiran kita. Karib kerabat kitapun turut berdo’a untuk kelancaran kelahiran kita.
Kemudian setelah kita berhasil menghirup udara didunia ini, kesibukan ibu tidak berkurang bahkan bertambah. Terkadang Ibu kita tidak bisa tidur lelap baik siang maupun malam karena mengurus kita. Terlebih saat kita sakit, kedua orang tua akan mencari obat kemanapun demi kesembuhan kita, agar kita segera sehat kembali.
Mereka lakukan semua itu, apakah minta pamrih? Tidak, sama sekali tidak! Ibu Bapak kita dengan ikhlas menjalankan perannya sebagai orang tua. Mereka akan rela mengeluarkan biaya berapapun untuk kebaikan kita. Mereka menyekolahkan kita dengan harapan agar kelak kita dapat berguna bagi agama, nusa dan bangsa. Meraka akan rela mengorbankan kebahagiannya demi kebahagiaan kita.
Lantas, apakah yang mereka harapkan dari kita, anaknya? Tidak lain adalah bakti kita kepadanya. Sebagai anak yang harus kita lakukan adalah selalu berbuat baik kepadanya. Kita harus berkata dengan lemah lembut penuh dengan sopan santun. Dan yang terpenting adalah kita senantiasa mendoakan kedua orang tua kita dengan do’a : “Rabbighfirli waliwa lidayya warhamhuma kama rabbayani shoghira” ( Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan kasihanilah mereka sebagaimana mereka mengasihani aku waktu kecil).
Ibu serta rekan sekalian yang dirahmati Allah SWT
Alangkah lebih baik jika kita memahami arti penting dan kedudukan berbakti pada orang tua. Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu amal shalih yang mulia. Allah SWT berfirman:“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak.” (An Nisa: 36). Di dalam ayat ini, perintah berbakti kepada dua orang tua disandingkan dengan amal yang paling utama yaitu tauhid, maka ini menunjukkan bahwa amal ini pun sangat utama di sisi Allah ‘Azza wa Jalla. Begitu besarnya martabat mereka dipandang dari kacamata syari’at. Nabi mengutamakan bakti mereka atas jihad fi sabilillah, Ibnu Mas’ud berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah, ‘Amalan apakah yang paling dicintai Alloh?’ Beliau menjawab, ‘mendirikan shalat pada waktunya,’ Aku bertanya kembali, ‘Kemudian apa?’ Jawab Beliau, ‘berbakti kepada orang tua,’ lanjut Beliau. Aku bertanya lagi, ‘Kemudian?’ Beliau menjawab, ‘Jihad di jalan Allah.’” (HR. Al Bukhari). Demikian agungnya kedudukan berbakti pada orang tua, bahkan di atas jihad fi sabililllah, padahal jihad memiliki keutamaan yang sangat besar pula.
Janganlah sekali-kali kita berbuat durhaka kepada orang tua. Ingatlah begitu dahsyatnya ancaman bagi siapapun yang durhaka kepada orang tua. Wahai saudaraku, Rasulullah menghubungkan kedurhakaan kepada kedua orang tua dengan berbuat syirik kepada Allah. Dalam hadits Abi Bakrah, beliau bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan dosa yang paling besar ?” para sahabat menjawab, “Tentu.” Nabi bersabda, “(Yaitu) berbuat syirik, duraka kepada kedua orang tua.” (HR. Al Bukhari)
Ibu serta rekan yang dimuliakan Allah SWT
Sekarang telah kita ketahui bersama arti penting dan keutamaan berbakti pada orang tua. Kita ingat kembali, betapa sering kita membuat orang tua marah dan menangis? Betapa sering kita tidak melaksanakan perintahnya? Meskipun ada orang tua yang berbuat maksiat, kita tetap harus menghormati mereka. Selayaknya, memang tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah SWT, akan tetapi bagaimana sikap kita dalam menolak itupun harus dengan cara yang baik dan sopan. Bersegeralah kita meminta maaf pada kedua orang tua,  karena ridha Allah tergantung pada ridha kedua orangtua.
Demikian ceramah singkat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf jika ada perkataan yang tidak berkenan.

Billahi fi sabilil haq
Fastabiqul khairat
wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Risnaini Haris
10536 1927 07