Kamis, 22 Maret 2012

GERAK ROTASI DAN REVOLUSI BUMI


GERAK ROTASI DAN REVOLUSI BUMI
1.      Gerak Rotasi
Perputaran bumi pada porosnya disebut rotasi, waktu yang diperlukan untuk satu kali rotasi adalah 24 jam. Waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali rotasi disebut sebagai kala rotasi. Akibat rotasi bumi antara lain sebagai berikut.
a.       Perputaran bumi pada porosnya menyebabkan terjadinya siang dan malam. Siang hari terjadi karena bagian bumi terkena cahaya matahari. Malam hari terjadi karena bagian permukaan bumi tidak terkena cahaya matahari.
Bagian bumi dibedakan menjadi bagian barat dan bagian timur yaitu bujur timur 1800 BT dan bujur barat 1800 BB. Sekali berotasi semua tempat di permukaan bumi mengalami perputaran sebesar 3600. Garis bujur 00 terletak di kota Green Wich Inggris. Karena arah rotasi bumi adalah dari barat ke timur, maka wilayah-wilayah di sebelah timur garis bujur 00 (Green Wich) mengalami siang lebih dulu dibandingkan dengan wilayah-wilayah di sebelah barat garis bujur 00. Perbedaan  waktu untuk masing-masing daerah tersebut adalah satu jam.
b.      Bumi agak pepat di kedua kutub-kutubnya.
c.       Mengubah arah dan kecepatan angin. Di bagian bumi utara angin berbelok ke arah kanan dan di barian selatan angin berbelok ke kiri.
d.      Terjadi gerak semu harian matahari. Gerak semu harian matahari menunjukkan bahwa seolah-olah matahari terbit di sebelah timur dan tenggelam di sebelah barat. Pada kenyataannya bumi yang bergerak dari arah barat ke timur.

2.      Gerak Revolusi
Selain berputar pada porosnya (berotasi), bumi juga beredar mengelilingi matahari. Peredaran bumi mengelilingi matahari disebut revolusi. Satu kali revolusi bumi adalah 365 ¼ hari atau disebut satu tahun. Akibat revolusi bumi adalah sebagai berikut.
a.       Pergantian musim
Pergantian musim di berbagai tempat di bumi disebabkan oleh karena adanya revolusi bumi, dan tidak sejajarnya sumbu rotasi bumi dengan sumbu revolusi bumi. Bidang edar (orbit) bumi mengelilingi matahari berbentuk elips. Bidang edar tersebut disebut ekliptika. Ketika berada di titik perihelion, bumi sangat dekat dengan matahari seingga pemanasan yang diterima bumi sangat besar. Al ini sangat mempengaruhi perubahan musim di bumi.
Pada tanggal 21 Maret sampai 21 Juni semua tempat di bumi bagian utara dan selatan mengalami masa di mana siang dan malam sama panjang. Sehingga setiap tempat mengalami 12 jam siang dan 12 jam malam. Di belahan utara bumi terjadi musim semi, bunga-bunga mulai bermekaran. Sebaliknya di belahan bumi selatan terjadi musim gugur.
Pada tanggal 21 Juni sampai 23 September kutub utara bumi menghadap ke arah matahari. Pada saat ini bumi berada pada titik terjauh dari matahari (aphelion) sehingga pemanasan yang diterima bumi minimum.
Pada tanggal 23 September sampai 22 Desember daerah di kutub selatan mulai ada siang dan daerah di kutub utara mulai ada malam. Sehingga setiap tempat mengalami masing-masing 12 vjam siang dan malam. Pada tanggal 22 Desember sampai 21 Maret kutub selatan menghadap matahari.
Waktu
Belahan Bumi Utara
Belahan Bumi Selatan
21 Maret – 21 Juni
Musim semi
Musim gugur
21 Juni – 23 September
Musim panas
Musim dingin
23 September – 22 Desember
Musim gugur
Musim semi
22 Desember – 21 Maret
Musim dingin
Musim gugur

b.      Pergantian tahun
Waktu yang diperlukan bumi untuk satu kali meneglilingi matahari (revolusi) adalah 365 ¼ hari. Julius Caesar menetapkan waktu yang diperlukan bumi untuk berevolusi sebagai sistem penanggalan (kalender) masehi. Tahun yang jumlah harinya 366 disebut tahun kabisat.

Untuk mengetahui sebuah tahun merupakan tahun kabisat, kita dapat mengujinya dengan membagi tahun dengan bilangan 4. Apabila tahun tersebut habis dibagi empat, maka tahun tersebut merupakan tahun kabisat. Contoh tahun kabisat adalah 1968, 1972, 1976, 1980, 1984, dan seterusnya.

TUGAS KELOMPOK ‘IPA’
Nama Kelompok:
v  NURUL RESKI
v  NUR ANNISA
v  SALMAYANTI NUR H.
v  MUH. TAQBIR
v  MUH. AGUNG
v  ALI IMRAN
v  RESTU ILAHI
                   


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar