Kamis, 22 Maret 2012

JIHAD


                                                                                                                  
*Keutamaan Jihad*
1.    Jihad merupakan puncak tertinggi.
Rasulullah SAW pernah ditanya tentang manusia yang paling utama, beliau bersabda:
Artinya:
“Yaitu orang mu’min yang berjihad dengan dirinya dan hartanya di jalan Allah Ta’ala, kemudian orang yang berada di salah satu jalan di antara dua bukit untuk beribadah kepada Allah dan meninggalkan manusia dalam keburukan mereka.” (Muttafaqun Alaih)
2.    Jihad adalah sebaik-baik ibadah dan pengamalan lainnya setelah iman.
Dalilnya: QS Ash Shaff: 10 – 12
Yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kalian aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian dari azab yang pedih? Yaitu kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Itulah yang lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam syurga, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan ke tempat tinggal yang baik di syurga Allah. Itulah keberuntungan yang besar” (QS Ash Shaff: 10 – 12)
3.    Jihad merupakan jalan untuk meninggikan Allah.
Dalilnya: Rasulullah SAW bersabda:
Artinya:
“Barang siapa berjuang agar kalimat Allah itu tinggi, ia berada di jalan Allah” (Muttafaqun Alaih)
4.    Jihad lebih baik dari bumi dan segala isinya.
Dalilnya: QS An Nisa: 100
Yang artinya:
“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak.” An Nisa: 100)
5.    Mati syahid pada saat berjihad merupakan tingkatan mati syahid yang paling tinggi.
Dalilnya: QS Ali Imran: 169 – 170
Yang artinya:
“Janganlah kalian kira orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS Ali Imran: 169 – 170)
6.    Jihad merupakan perniagaan/perdagangan dengan Allah.
Dalilnya: QS At Taubah: 111
Yang artinya:
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’minin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kalian lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (QS At Taubah: 111)

*Keutamaan Mujahid dan Syuhada’*
1.    Orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya adalah sebaik-baik manusia
Dalilnya:-   QS Ash Shaff: 10 – 12
-       QS An Nisa: 95
Yang artinya:
“Tidaklah sama antara orang beriman yang duduk (yang tidak turut berperang) tanpa mempunyai uzur dengan orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya. Allah melebihkan derajat orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk (tidak ikut berperang tanpa halangan). Kepada masing-masing Allah menjanjikan (pahala) yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar,” (QS An Nisa: 95)
2.    Senantiasa mendapatkan rezki dari Rabb.
Dalilnya: - QS Ali Imran: 169 – 170
-   QS Al Hajj: 58
Yang artinya:
“Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka terbunuh (mati), Sungguh Allah akan memberikan kepada mereka rezki yang baik (surga). dan Sesungguhnya Allah adalah pemberi rezki yang baik.” (QS Al Hajj: 58)
3.    Mereka akan terlindung dari api neraka.
Dalilnya: Rasulullah SAW besabda:

Artinya:
“Tidaklah dua kaki yang berdebu di jalan Allah itu disentuh neraka.” (HR Muslim)
4.    Mereka tidak merasakan sakit ketika dibunuh.
Dalilnya:  - QS Ali Imran: 169
-   QS Al-Baqarah: 154
Yang artinya:
“Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah  mati. Sebenarnya mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.” (QS Al Baqarah: 154)
5.    Orang yang mati syahid sangat berharap untuk mati syahid yang ke-10 kali atau kesekian kalinya.
Dalilnya: Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Tidak ada seorang pun yang masuk surga kemudian ingin kembali ke dunia dan ia mempunyai sesuatu di dalamnya, kecuali syahid. Ia ingin kembali ke dunia, kemudian dibunuh 10 kali karena ia melihat kemuliaan di dalamnya.” (Muttafaqun Alaih)
6.    Mereka akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan bau yang harum dengan mahkota.
Dalilnya: Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Demi zat yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidaklah seseorang terluka di jalan Allah dan Allah Maha Tahu dengan orang yang terluka di jalan-Nya, melainkan luka tersebut datang pada hari kiamat dengan warna darah dan aromanya aroma miski (kesturi).” (HR Bukhari)
7.    Balasan mereka adalah 1000 dalam syurga Allah.
Dalilnya:  - QS An Nisa: 95 – 96
-   QS Ali Imran: 139
-   QS Al Hadid: 10
Yang artinya:
“Dan mengapa kamu tidak menginfakkan hartamu di jalan Allah, Padahal milik Allah semua pusaka langit dan bumi? Tidak sama kamu orang yang menginfakkan (hartanya di jalan Allah) di antara kamu dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menginfakkan hartanya dan berperang setelah itu. Dan Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. dan Allah Maha Teliti apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Hadid: 10)
8.    Mereka akan dinikahkan dengan 72 bidadari.
9.    Amalan mereka terus mengalir dan terputus dari fitnah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar